Ekonomi Masyarakat

Bidang Ekonomi adalah aspek penting yang menjadi perhatian utama oleh Pemerintah Desa Karangbangun. Pemerintah Desa bekerja sama dengan semua elemen masyarakat berusaha mengembangkan potensi yang ada di desa baik potensi alam maupun potensi sumber daya manusia yang ada untuk meningkatkan perekonomian di Desa Karangbangun.

Ada beberapa inovasi di bidang ekonomi masyarakat yang sudah dikembangkan oleh masyarakat Desa Karangbangun baik dikelola oleh Pemerintah Desa ataupun oleh kelompok-kelompok tertentu. Kelompok ini merupakan Kelompok Industri Kecil Menengah yang sudah ada dan berjalan dengan ciri khas masing-masing.

Berikut inovasi bidang ekonomi di Desa Karangbangun :

Budidaya Jamur Kuping

Peluang usaha budidaya jamur kuping memang bisa dibilang sangat menguntungkan dan menjanjikan. Prospek dalam bisnis jamur kuping ini memang bukan main-main. Dari waktu ke waktu harga jual jamur kuping terbilang bagus. Permintaannya yang tidak pernah sepi membuat jamur kuping laris manis. Pengembangan bisnis budidaya jamur kuping ini memang sangat bagus baik dalam skala kecil hingga besar. Pembudidayaan jamur kuping sendiri memang tidak sulit dimana tidak membutuhkan lahan yang luas dan bahan baku yang digunakan dalam bentuk serbuk gergaji serta masa panen singkat. Masyarakat Desa Karangbangun khususnya di Dusun Karangbangun menanggapi potensi budidaya ini dengan baik. Terbukti dengan ada usaha budidaya jamur kuping yang sudah berkembang pesat dengan omzet bruto kurang lebih Rp 10.000.000 per bulan dengan 1 pekerja lapangan dan memiliki 3 lahan tempat budidaya jamur

Kelompok Wanita Tani “Mawar”

Kelompok Wanita Tani “Mawar” terbentuk atas inisiatif dan keinginan ibu-ibu PKK Dusun Karangbangun dengan kegiatan awal hanya arisan rutin dan “pesapon” yang kemudian berkembang menjadi Kelompok Wanita Tani yang dirintis pada tahun 2018. Tujuan dibentuknya Kelompok Wanita Tani ini adalah untuk pemenuhan gizi keluarga dan konsumsi pangan pendukung baik dari segi mutu beragam dan berimbang. Kelompok Wanita Tani (KWT) “Mawar” ini beralamat di Dusun Karangbangun RT 02 RW 07, Desa Karangbangun, Kecamatan Jumapolo, Kabupaten Karanganyar.¬† Dengan susunan kepengurusan sebagai berikut :

Pelindung : Elizabeth Suwarni
Ketua : Christina Sugiyarni
Sekretaris : Sri Hartini
Bendahara : Sartini

Kelompok Wanita Tani (KWT) “Mawar” ini berfokus pada pembudidayaan berbagai aneka tanaman sayur, buah dan bunga. Selain itu juga melakukan budidaya ayam petelor serta lele. Disamping melakukan pelestarian tanaman, KWT “Mawar” juga memproduksi berbagai macam olahan makanan lokal seperti karak beras dari bahan baku nasi, baltek dengan bahan baku singkong, impling romeo, tepung mocaf, brownies mocaf dimana seluruh produksi olahan ini tanpa bahan pengawet, tanpa msg dan tanpa bleng.

BUMDesa “Makmur” Desa Karangbangun

BUMDesa di Desa Karangbangun dibentuk sesuai dengan kebutuhan dan potensi Desa. Pembentukan BUM Desa  ditetapkan dengan Peraturan Desa. BUM Des Desa Karangbangun adalah BUM Desa rintisan baru yang memang benar-benar baru dibentuk dan akan dijalankan pada tahun 2019 ini.

BUM Desa Karangbangun diberi nama “Makmur” yang berkembang dan memiliki 3 unit usaha yaitu Saprodi Pertanian, Pengolahan Sampah, Pengolahan Kakao Coklat.

Adapun susunan keanggotaan dalam BUMDesa Desa Karangbangun :

  1. Penasehat : Elizabeth Suwarni
  2. Direktur : Sulistyono
  3. Sekretaris : Vernanda
  4. Bendahara : Pujiyono
  5. Manager Unit LKM Saprodi Pertanian : Sugiyanto
  6. Manager Unit LKM Pengolahan Sampah : M. Priyanto
  7. Manager Unit LKM Pengolahan Kakao : Mulyadi

Koperasi Simpan Pinjam CU Bangun Mulyo

CU Bangun Mulyo adalah koperasi milik Desa Karangbangun yang sudah berdiri dari tahun 1991. Koperasi ini melayani masyarakat dalam hal simpan pinjam umum dan permodalan usaha ekonomi masyarakat.

Agta Collection

Agta Collection adalah salah satu IKM yang ada di Desa Karangbangun yang beralamat di Dusun Ngawen yang beranggotakan Ibu-Ibu PKK Dusun Ngawen. IKM ini bergerak dibidang kerajinan tangan dengan berbahan dasar botol plastik. Botol-botol plastik ini adalah botol bekas dari hasil sampah rumah tangga masing-masing yang kemudian dikumpulkan pada saat ibu-ibu pkk akan mengadakan pertemuan rutin . Botol-botol yang sudah dibawa dan dikumpulkan ini kemudian dipilah dan dipilih yang baik untuk dijadikan bahan kerajinan tangan. Produk-produk hasil buatan Agta Collection antara lain tas, bunga plastik, vas bunga, dompet, dll.