PILKADES DAMAI, WARGA BERGEMBIRA

Para calon kepala desa (kades) peserta pilkades serentak diminta bisa menjaga stabilitas keamanan daerah masing-masing. Untuk itu mereka harus siap menerima hasil pilkades dengan legawa.

Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto, ketika memberi sambutan saat Launching Pilkades Colomadu Gembira dan Aman di Kantor Kecamatan Colomadu, Karanganyar, Rabu (30/1/2019).

Hal ini terbukti dengan pelaksanaa PILKADES Desa Karangbangun Tahun 2019 yang diselenggarakan pada tanggal 22 Februari 2019 yang berjalan dengan lancar, aman dan kondusif. Warga yang sangat antusias menyalurkan suaranya di bilik suara yang saat itu berlokasi di gedung serbaguna Desa Karangbangun, mengaku bahwa ini adalah PILKADES “Tersantai” yang pernah ada.

Menurut Bapak Anton, Warga Dusun Karangbangun, “Dari 12 Desa yang ada di Kecamatan Jumapolo, hanya desa karangbangun yang memberikan hiburan berupa music creative ini”. Music Creative ini merupakan campursari dibawah pimpinan Bp. Wardi , Dusun Ngawen.

PILKADES Desa Karangbangun ini berjalan dari jam 07.00 – 16.30 mulai dari proses pemungutan suara hingga pengumuman hasil pilkades. Masyarakat pun sangat antusias dan setia menunggu proses pemungutan suara ini sembari mendengarkan dan menimakti hiburan yang disajikan.

Visi dan Misi

Visi

Mewujudkan Desa Karangbangun yang Maju, Sehat dan Sejahtera

Misi

  1. Meningkatkan Sarana dan Prasarana Infrastruktur Desa
  2. Meningkatkan Bidang Pendidikan, Sosial dan Budaya
  3. Meningkatkan Taraf Kesehatan Masyarakat
  4. Memelihara Kerukunan Hidup Beragama
  5. Meningkatkan Kerja Sama Dengan Karangtaruna Untuk Menggalakan Bidang Olahraga
  6. Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Desa

Kelompok Wanita Tani ‘Mawar’

Kelompok Wanita Tani “Mawar” terbentuk atas inisiatif dan keinginan ibu-ibu PKK Dusun Karangbangun dengan kegiatan awal hanya arisan rutin dan “pesapon” yang kemudian berkembang menjadi Kelompok Wanita Tani yang dirintis pada tahun 2018. Tujuan dibentuknya Kelompok Wanita Tani ini adalah untuk pemenuhan gizi keluarga dan konsumsi pangan pendukung baik dari segi mutu beragam dan berimbang. KWT ini juga dibawah binaan dari Dinas Pertanian Kecamatan Jumapolo.

Kelompok Wanita Tani (KWT) “Mawar” ini beralamat di Dusun Karangbangun RT 02 RW 07, Desa Karangbangun, Kecamatan Jumapolo, Kabupaten Karanganyar.  Dengan susunan kepengurusan sebagai berikut :

Pelindung : Elizabeth Suwarni
Ketua : Christina Sugiyarni
Sekretaris : Sri Hartini
Bendahara : Sartini

Kelompok Wanita Tani (KWT) “Mawar” ini berfokus pada pembudidayaan berbagai aneka tanaman sayur, buah dan bunga. Selain itu juga melakukan budidaya ayam petelor serta lele. Disamping melakukan pelestarian tanaman, KWT “Mawar” juga memproduksi berbagai macam olahan makanan lokal seperti karak beras dari bahan baku nasi, baltek dengan bahan baku singkong, impling romeo, tepung mocaf, brownies mocaf dimana seluruh produksi olahan ini tanpa bahan pengawet, tanpa msg dan tanpa bleng.

Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM)

Desa Karangbangun sudah masuk dalam STBM Berkelanjutan, yaitu cara merubah perilaku hidup sehat masyarakat melalui 5 (lima) pilar, yaitu :

1. Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS)

Pemicuan SBS (Stop Buang Air Besar Sembarangan)

Berita Acara Hasil Verivikasi Stop BABS
  • Suatu kondisi ketika setiap individu dalam suatu komunitas tidak lagi melakukan perilaku buang air besar sembarangan yang berpotensi menyebarkan penyakit.

2. Cuci Tangan Pake Sabun (CTPS)

Penempatan wastafel untuk cuci tangan di rumah-rumah penduduk.

Penerangan pertugas untuk cuci tangan yang baik.
  • Perilaku cuci tangan dengan menggunakan air bersih yang mengalir dan sabun.
  • Pemerintah Desa Menganggarkan untuk pembelian Wastafel untuk menunjang program STBM.
  • Pendekatan Masyarakat dengan adanya Mars Lagu CTPS

3. Pengelolaan Air Minum dan Makanan

PAMSIMAS

Sanitasi pangan rumah sehat.
  • Melakukan kegiatan mengelola air minum dan makanan di rumah tangga untuk memperbaiki dan menjaga kualitas air dari sumber air yang akan digunakan untuk air minum, serta untuk menerapkan prinsip hygiene sanitasi pangan dalam proses pengelolaan makanan di rumah tangga.

4. Pengelolaan Sampah

  • Melakukan kegiatan pengolahan sampah di rumah tangga dengan mengedepankan prinsip mengurangi, memakai ulang, dan mendaur ulang.
  • Adanya kewajiban kepada Ibu Ibu PKK dalam setiap pertemuan untuk membawa sampah.

5. Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga

  • Melakukan kegiatan pengolahan limbah cair di rumah tangga yang berasal dari sisa kegiatan mencuci, kamar mandi dan dapur yang memnuhi standar baku mutu kesehatan lingkungan dan persyaratan kesehatan yang mampu memutusa mata rantai penularan penyakit

Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) ini merupaka inovasi dan unggulan dari Desa Karangbangun di bidang kesehatan yang sudah dicanangkan dari tahun lalu. Hal ini tentu juga didukung dengan sarana dan prasarana kesehatan yang sudah lengkap dan dimiliki oleh setiap rumah yang ada guna mencapai status “tuntas” 5 pilar STBM.

Prestasi yang pernah diraih Desa Karangbangun di bidang Kesehatan dan STBM :

  1. Desa STBM Berkelanjutan Terbaik Tahun 2018 dalam Rangka Hari Kesehatan Nasional
  2. Desa STBM TERBAIK Tahun 2017 dalam Rangka Hari Kesehatan Nasional Kabupaten Karanganyar yang ke- 53

Bidang Kesehatan

Prestasi di Bidang Kesehatan :

  1. Desa STBM Berkelanjutan Terbaik Tahun 2018 dalam Rangka Hari Kesehatan Nasional
  2. Desa STBM TERBAIK Tahun 2017 dalam Rangka Hari Kesehatan Nasional Kabupaten Karanganyar yang ke- 53
  3. Juara II JAMBORE DS3 Kabupaten Karanganyar Tahun 2016
  4. Menjadi Tujuan Kaji Banding STBM dari Kabupaten Jepara

Bidang Sarana dan Prasarana Pembangunan

Di bidang sarana dan prasarana pembangunan, Desa Karangbangun sudah mempunyai gedung / kantor desa yang permanen dan terenovasi baru. Gedung di sebelah timur adalah kantor kepala desa beserta staf untuk kegiatan pelayanan masyarakat, sedangkan gedung di sebelah barat merupakan gedung serbaguna sekaligus gedung olahraga milik desa.

Secara umum, pembangunan infrastruktur di Desa Karangbangun sudah baik. Pembangunan di dusun-dusun yang sudah dilakukan dengan baik dan merata. Hal ini terbukti dengan 80% dari total jalan dusun di Desa Karangbangun yang sudah dicor atau diaspal dan dalam kondisi yang baik. Pembangunan jalan ini bertujuan untuk mempermudah akses bagi warga masyarakat Desa Karangbangun serta menjadikan wajah dusun menjadi lebih rapi dan tertata.

Rumah warga yang sudah tertata dengan rapi dan mayoritas merupakan rumah permanen dengan dinding tembok dan lantai plester. Hal ini tentunya didukung dengan adanya program RTLH yang diberikan oleh Pemerintah sudah tuntas hingga 90%.

Dalam hal pertanian, pembangunan saluran irigasi sebesar 80% dalam kondisi layak. Saluran irigasi yang sudah ditata dengan rapi dan dibangun dengan baik akan membantu warga masyarakat untuk mengairi areal pertanian mereka.

Di Desa Karangbangun, terdapat 6 sarana air bersih yaitu di dusun kebon wetan, dusun ngentak, dusun karangbangun, dusun ngrandu, dusun gentan dan dusun ngawen.

 

Bidang Penanggulangan dan Tanggap Bencana

Bencana adalah hal yang paling tidak diinginkan terjadi. Desa Karangbangun tidak berpotensi untuk terjadinya bencana alam yang besar karena secara letak geografis Desa Karangbangun, jauh dari laut dan gunung berapi sehingga desa karangbangun tidak termasuk wilayah yang rawan bencana. Di Desa Karangbangun juga sudah terbentuk Forum Pengurangan Risiko Bencana  ( FPRB ). Bencana yang pernah terjadi di Desa seperti Kebakaran dan Angin Puting Beliung. Adanya inisiatif warga masyarakat untuk membentuk tim penanggulangan bencana yang dibantu oleh BPBD Kabupaten Karanganyar bersama warga masyarakat bekerja sama melakukan simulasi penanggulangan bencana di Dusun Ngasem untuk mengantisipasi terjadinya bencana dikemudian hari.

Bidang Pemerintahan Desa

  • Bidang Pelayanan Masyarakat Surat Menyurat menggunakan aplikasi SIMADE

  • Ketertiban Dalam Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan, DESA KARANGBANGUN LUNAS AWAL Tahun 2019

Untuk warga masyarakat Desa Karangbangun dapat kami sampaikan bahwa kepatuhan warga masyarakat dalam mendukung program-program pemerintah sangat tinggi. Hal ini dapat dilihat dari Kepatuhan membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)

No Tahun Pajak Jumlah Wajib Pajak Jumlah Baku PBB (Rp) Jumlah Realisasi Penerimaan PBB (Rp) Presentase
1 2017 1.608 52.145.918 52.145.918 100%
2 2018 1.608 52.049.000 52.049.000 100%
3 2019 1.616 52.253.744 52.253.744 100%

Catatan            : PBB Tahun 2019 telah lunas pada tanggal 28 Maret 2019

  • Menjadi Desa Percontohan dalam penyelenggaraan PILKADES yang aman, damai dan sejahtera
  • Disiplin Kerja dari Perangkat Desa Karangbangun

  • Keaktifan Lembaga Desa Karangbangun

Prestasi di Bidang Pemerintahan Desa dan Partisipasi Masyarakat

  1. Lunas Awal Pembayaran PBB Tahun 2019
  2. Juara I Karnaval Tingkat Kecamatan Jumapolo Dalam Rangka HUT RI Tahun 2017
  3. Juara I Lomba Administrasi Desa dan K-5 Tingkat Kecamatan Jumapolo Tahun 2016